Jumat, 27 Mei 2016

MENJADI PRIBADI YANG “LEMAH LEMBUT”


A.     Arti dari Lemah Lembut
Seringkali orang memiliki pengertian yang keliru memaknai kata “lemah lembut”.  Orang banyak yang berpikir bahwa orang yang lemah lembut adalah orang yang tidak tegas, lemah, cengeng, dsb.  Hal ini terjadi karena banyak orang yang tidak memahami arti kata lemah lembut.
Pelantikan Pengurus OSIS SKY Gunungsitoli, Nias
Kelemahlembutan adalah salah satu karakter yang harus dimiliki oleh orang Kristen. Kelemahlembutan bukan berarti orang yang lemah atau klemak-klemek. Tetapi orang yang lemah lembut adalah orang yang sesungguhnya memiliki kekuatan atau kelebihan, namun dapat menguasi diri dan mengontrol kekuatannya; tidak menyalahgunakan kekuatan dan kuasa yang dimilikiyya namun dapat memakai kekuatan itu dengan benar dan bijaksana. Sedikitnya ada tiga hal yang dapat kita pelajari terkait pemahaman kita terhadap kalimat “orang yang lemah lembut”, yaitu:
1.    Orang yang lemah lembut adalah orang yang selalu marah pada waktu yang tepat dan tidak pernah marah pada waktu yang salah. Jadi lemah lembut bukan berarti orang yang tidak bisa marah, tetapi ia marah pada waktu dan tempat yang tepat.
2.    Orang yang lemah lembut adalah orang yang memiliki sikap tanggap, sabar, dan perasaan yang terkendalikan karena ia menyadari bahwa hidupnya di bawah kendali Allah. Hidupnya tidak dikendalikan oleh emosi, perasaan, atau hafsu duniawi yang seringkali keliru.
3.    Orang yang lemah lembut adalah orang yang mempunyai kerendahan hati, sehingga mereka tidak terjatuh pada sikap sombong dan menganggap diri tidak mempunyai kelemahan atau kekurangan.

B.     Ciri-ciri orang yang memiliki lemah lembut
  1. Orang yang lemah lembut , memiliki pribadi yang rela untuk menderita
  2. Orang yang lemah lembut memiliki pribadi yang terbuka terhadap teguran
Orang yang lemah lembut menerima kebenaran sebagai kebenaran, tidak berdalih, tidak menyalahkan orang, tetapi terbuka terhadap teguran.
  1. Orang yang lemah lembut memiliki pribadi yang mudah dibentuk
  2. Memiliki Kehidupan yang Terkendali
Orang yang lemah lembut tidak mudah marah atau sebaliknya sangat pasif dalam situasi yang tertekan.  Ia memiliki kepekaan mengenai kapan dia harus bereaksi, dimana dan dengan cara bagaimana.
  1. Memiliki Kepedulian yang Tinggi.
Orang yang lemah lembut tidak memberi tempat kepada kebencian. Bahkan mereka rela berkorban untuk orang lain. 
  1. Mampu Beradaptasi di Masa Sulit.
Prof. Dr. Meadley mengatakan bahwa orang yang lemah lembut adalah orang yang memiliki hati baja, bisa melentur, namun sulit dipatahkan. Bisa menangis kala pencobaan datang, namun tidak pernah berserah pada dosa, keputusasaan, apalagi kemurtadan.

C.     Manfaat lemah lembut:
1.     Meredakan amarah
Kalau kita berbicara lembut kepada orang yang sedang marah, maka otomatis marahnya akan reda.
2.     Orang yang ada disekeliling kita akan merasa senang
3.     Menarik hati sekaligus mengandung kekuatan

D.     Dampak kurangnya kelemahlembutan
Kurangnya kelemahlembutan mengakibatkan kemarahan yang melewati batas, sikap kasar, kurangnya pengendalian diri, dan perkelahian. Di pihak lain, semua orang dianjurkan untuk memelihara kesatuan dan kedamaian dengan kerendahan hati dan kelemahlembutan.

E.      Cara untuk menjadi pribadi yang lemah lembut
1.     Mendekat kepada Allah.
2.     Menguasai diri sendiri
3.     Merendahkan diri kepada diri sendiri
4.     Menyerahkan diri kepada pengendalian Allah

Pertanyaan:
1.     Apakah kita adalah orang-orang yang memiliki kelemahlembutan dalam hidup ini?
2.     Bagaimana kita dapat memperlihatkan sifat kelemahlembutan di rumah, dalam pelayanan, dan di sekolah?
3.     Bagaimana kita dapat berhasil memperlihatkan kelemahlembutan?

Dari berbagai sumber: 
 
Selamat membangun diri menjadi orang yang lemah lembut. Tuhan memberkati.